Home

Sebenarnya, Itaewon adalah tempat yang aneh. Karena di satu bagian penuh dengan bar & pub juga pusat hiburan malam. Tapi di satu bagian lagi adalah area Muslim, bahkan ada Seoul Central Mosque di sana.

Kami tidak sempat untuk mengeksplor area Itaewon, bahkan ke Itaewon Market pun hanya lewat saja. Jadi pembahasan kali ini khusus tentang area muslim tempat penginapan kami berada di Usadan-ro 10-gil. Area ini bisa dicapai via subway, turun di St. Itaewon exit 3 lurus sedikit nanti ada jalan ke kanan. Atau bisa juga via bis, turun di halte Itaewon Fire House.

DSC01896

Exit 3 Itaewon Station

IMG-20170329-WA0050

Dekat Halte bis Itaewon Fire House

Seperti yang telah disebutkan, di Usadan-ro ini terdapat Seoul Central Mosque, satu-satunya masjid di Seoul sekaligus kantor Korea Muslim Federation. Letaknya di hook dan areanya agak tinggi. Adzan sholat 5 waktu juga dikumandangkan lho, walaupun tidak sekencang mesjid di Indonesia, tapi terdengar sampai jalan depan penginapan yang jaraknya sekitar 200m dari mesjid. Kebetulan, suami saya juga melaksanakan sholat Jumat di sana. Kebanyakan jama’ah adalah imigran Timur Tengah dan juga Melayu. Dan suami ketemu Ustadz Yusuf Mansur di sana, yang nampak sangat akrab dengan imam Seoul Central Mosque. Khutbah Jum’at dibawakan dalam 3 bahasa, yaitu Korea, Inggris, dan Arab.

DSC02132

Seoul Central Mosque at night

DSC02134

Please wear modest fashion

IMG-20170402-WA0003

Suasana Sholat Jum’at

IMG-20170402-WA0000

Ustadz Yusuf Mansur bersama Imam Abdurrahman Lee

20170329_200823

Seoul’s light dari halaman Seoul Central Mosque

Sepanjang jalan Usadan ini banyak terdapat restoran dan kedai halal, kebanyakan makanan Turki, India, Arab, dan Melayu. Beberapa halal-certified, beberapa self-claimed. Tapi ada juga kok restoran halal yang menjual makanan Korea, yaitu Muree, Makan Halal, dan Eid. Selain itu, sepanjang jalan juga banyak Turkish Bakery, dan mini market yang hanya menjual barang halal seperti National Food Mart dan Zaffran Mart. Suasananya mirip di Singapore, dan rata-rata pemilik kedai, restauran, dan toko bisa berbahasa Inggris.

Tapi begitu masuk ke alley, isinya pemukiman Korea semuanya. Daerahnya bukan daerah elit sih. Cukup bersih tapi nggak yang cling banget. Kabel listrik masih semrawut dimana-mana.

IMG-20170330-WA0030

Di depan guesthouse

Banyak orang berjilbab berlalu lalang, jadi berasa hangat aja gitu suasananya. Ada anak kecil, anaknya pemilik toko kosmetik halal gitu ngucapin salam, rasanya seneng banget 🙂

Tantangannya Usadan-ro ini adalah jalannya menanjak. Lumayan banget, apalagi kalo harus gendong anak hihi. Tapi ga mau kalah dong sama ajumma yang jalan kaki dengan semangat…

DSC01919

IMG-20170330-WA0029

Muree Muslim Food

Restoran pertama yang kami kunjungi adalah Muree, karena kebetulan lewat saat kami mau ke halte bis.  Waktu kami ke sana cukup ramai oleh turis Melayu juga. Pemilik Muree ini adalah Muslim keturunan Timur Tengah (kalo dilihat dari penampakannya). Yang masak adalah istrinya yang orang Korea asli. Jadi keaslian makannya dijamin 🙂

Kami pesan japchae, nasi goreng, dan jus jeruk (karena littlehaidar merengek minta jus, padahal mahal naaaakkkk). Errr kenapa jauh-jauh pesannya nasi goreng? Biar littlehaidar bisa makan. Di restoran korea biasanya kita diberi minum air putih gratis. Dan set menu disajikan bersama nasi dan banchan (side dish). Di Muree ini banchan-nya lumayan enak. Range harga makanan sekitar ₩10000-15000. Harga minuman cukup mahal sekitar ₩3000-5000.

Satu lagi poin plus-nya adalah ada baby chair! Yea!

20170328_151332

Japchae

IMG-20170329-WA0013

Di depan Muree Halal Korean Restaurant

Makan Halal Korean Restaurant

Di hari kedua, kami mencari makan malam ke arah atas Usadan-ro, tepatnya setelah mesjid. Kami menemukan Makan Halal Korean Restaurant dan Eid Halal Restaurant. Sempat terpikir untuk mencoba Eid, karena sangat populer dipromosikan di social media oleh salah satu muslimah Korea, tapi kalo baca review di Tripadvisor jadi serem karena katanya owner-nya galak. Apalagi kita bawa bocah.

Akhirnya kita memutuskan ke Makan Halal. Dannnn itu adalah keputusan terbaik. Makanannya super enak. Banchan-nya juga enak-enak banget. Saya dan littlehaidar berbagi Grilled Fish disajikan dengan Tofu Soup (ekstra nasi tentunya). Sementara suami pesan Bibimbap.  Harganya sedikit lebih murah dari Muree. Serius enaknya sampe kebayang-bayang dan besoknya beli lagi dong buat take-away.

Pemilik Makan Halal ini Muslim Korea lho. Dan gemesin banget ya kalo orang Korea pake kerudung itu.

IMG-20170330-WA0013

Makan Halal menu

All in all, kalo diberi kesempatan ke Seoul lagi, mau book penginapan di Itaewon dan mampir ke Makan Halal lagi 🙂

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s