Home

Cara pergi ke Nami Island dari Seoul

Hari kedua adalah jadwal kami untuk mengunjungi Nami Island. Nami Island ini sepertinya itinerary wajib bagi yang berwisata ke Korea Selatan ya! Meskipun letaknya bukan di Seoul, tapi masih sangat terjangkau dari Seoul.

Untuk pergi ke Nami Island, kita bisa naik ITX Cheongchun turun di stasiun Gapyeong. Dengan rute sebagai berikut:

Yongsan – Cheongnyangni – Pyeongnaehopyeong – Gapyeong – Namchuncheon – Chuncheon

Dari Seoul, pilihannya adalah berangkat dari stasiun Yongsan atau stasiun Cheongnyangni. Silakan pilih yang paling dekat dari penginapan. Gunakan Naver Map saja untuk tentukan mana yang lebih dekat 😀 Oh ya, stasiun kereta jarak jauh ini berbeda dengan stasiun subway.

Kami berangkat dari stasiun Yongsan dan memerlukan waktu hampir 1 jam untuk sampai di stasiun Gapyeong, dengan harga tiket sekitar 5,200 won. Sedangkan jika berangkat dari Cheongnyangni, harganya sekitar 4,300 won dengan waktu tempuh sekitar 40 menit.

Tiketnya bisa booking online sebulan sebelum keberangkatan di sini. Pilih Travel Category: Normal Type; Travel Type: Direct; Pilih departure time yang diinginkan; Pilih stasiun keberangkatan dan pilih stasiun tujuan “Gapyeong”; Pilih Train: ITX-Cheongchun; Pilih jumlah penumpang yang diinginkan, yang juga menentukan jumlah kursi di kereta nantinya. Printout hasil booking ini nanti ditukar ke tiket asli di loket tiket di stasiun keberangkatan.

Pastikan sudah berada di stasiun setengah jam sebelum jadwal keberangkatan ya. Supaya masih ada spare waktu untuk menukar tiket dan mencari jalurnya di mana. Karena kereta akan berangkat tepat sesuai jadwal.

Kami datang telat ke stasiun (karena salah jalur bis) dan sampai di stasiun pukul 07.58 (jadwal berangkat pukul 08.00). Lalu harus antri menukar tiket di loket terlebih dahulu. Alhasil, ditinggal deh! Dan kami harus membeli tiket lagi untuk keberangkatan satu jam kemudian (meskipun ada diskon sih, tapi tetap saja sedih).

Kereta ITX ini interiornya seperti kereta api kelas eksekutif di Indonesia dan dua tingkat lho. Di dalamnya boleh makan dan ada kereta restorasi juga. Jangan khawatir tersesat, pengumuman stasiun pemberhentian tersedia dalam 4 bahasa (Korea, Inggris, Jepang, Mandarin).

Nah, dari stasiun Gapyeong ini ada beberapa cara untuk pergi ke Nami Island. Kalau tujuannya hanya ke Nami Island, saya sarankan naik taksi saja. Deket banget, kok. Paling argonya belum gerak hehe, yaitu argo buka pintu 3,000 won. Tapiiii kalau ingin berkunjung ke beberapa tempat di Gapyeong seperti Nami Island, Petite France, Korean Folk Village, dan The Garden of Morning Calm, saya sarankan naik Gapyeong City Tour Bus. Cukup bayar 6,000 won sepuasnya. City Tour Bus ini berhenti di tempat-tempat wisata tersebut. Jangan lupa tanyakan jadwal bus-nya ya. Di depan stasiun Gapyeong ada Tourist Information Center, kok.

 

Menikmati Nami Island

Begitu sampai ke dermaga Gapyeong (Gapyeong Wharf) atau pintu masuk Nami Island, kita beli tiket dulu ya. Harganya 8,000 won untuk dewasa dan 4,000 won untuk anak-anak di atas 3 tahun. Dari dermaga Gapyeon,g kita harus naik ferry untuk sampai ke Nami Island. Tiket ferry sudah termasuk di tiket masuk. Perjalanannya sebentar kok, sekitar 10 menit.

Sampailah kami di Nami Island. Daya tarik utama dari Nami Island ini adalah Maple Tree Line yang ada di tengah-tengah pulau buatan ini. Maple Tree Line ini sangat bagus ketika musim semi atau musim gugur. Namun, karena kami datang saat musim ‘nanggung’, ya jadi pohonnya sedang meranggas semua hihi. Alhamdulillah, pemandangan sekitarnya tak kalah menakjubkan.

DSC02004

Maple Tree Line Side View

DSC02027

Nggak ada foto yang bener, bocah juga suka-suka aja posenya 😀

DSC02102.JPG

Meranggas

Oh ya waktu kami berkunjung masih ada tumpukan sisa salju lho… alhamdulillah bisa pegang salju juga *norak*

DSC02000

Saljuuuuuu

Dan yang paling menyenangkan, Nami Island ini kid-friendly dan Muslim-friendly. Dengan area yang luas, saya tak khawatir membiarkan littlehaidar lari-lari. Di sana juga ada area playground.

DSC02037

Layaknya balita, betah di playground

Di Nami Island juga ada Picture Book Library, yaitu perpustakaan anak yang keren banget. Perpustakaan anak ini terletak satu gedung dengan Mushola dan restoran halal-certified Dongmun Asian Restaurant. Jadi sekali mendayung, 3 pulau terlampaui.

DSC02111

Picture Book Library

20170329_130222

Bukunya bagus-bagus, walau bahasa Korea semua lumayan menghibur anak-anak

20170329_132018

Ada perosotan juga, enak banget nunggu di sini sambil gantian sholat 🙂

Di Dongmun, kami memesan nasi goreng (lagi! demi littlehaidar tercinta) & sejenis ayam lada garam. Sayangnya, banchan (side dish) di sini kurang cocok dengan lidah kami.

Mushola terpisah antara pria dan wanita. Masing-masing luas, bersih, dan nyaman. Disediakan juga sajadah di dalam. Kalau mukena saya lupa, soalnya saya bawa mukena sendiri, jadi tidak begitu memperhatikan.

 

Kembali Ke Seoul

Kembali ke Seoul mudah kok, ikuti saja rute kebalikan dari rute berangkat. Naik taksi sampai ke stasiun Gapyeong, kemudian naik ITX-Cheongchun lagi dari Gapyeong ke tujuan yang diinginkan. Kalau saya karena mau belanja ke Dongdaemun, jadi tujuannya ke stasiun Cheongnyangni. Tiket untuk pulang sebaiknya di-book sekalian di depan supaya praktis. Karena bukan stasiun besar, di stasiun Gapyeong tidak ada loket tiker. Jadi tukarkan di bagian informasi ya. Petugasnya bisa Bahasa Inggris kok.

IMG-20170329-WA0051

Bye Nami Island 😦

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s